- Kenapa gerakan bulat sering dibilang “tidak baik”?
Banyak dokter gigi tidak melarang gerakan bulat, tapi tidak merekomendasikannya sebagai teknik utama karena sulit dikontrol tekanannya.
Gerakan bulat juga cenderung bikin orang untuk menekan terlalu kuat dan menggosok terlalu lama di area yang sama
Nah akibatnya, lapisan email bisa terkikis dan gusi bisa turun. Berisiko abrasi gigi (keausan), jika dilakukan: Dengan tekanan kuat, Sikat gigi berbulu keras, dan Pasta gigi abrasif.
Menyikat gigi dengan teknik dan tekanan berlebih berkontribusi pada abrasi gigi non-karies.
Gerakan bulat cenderung “muter di permukaan”. Jadi, kurang efektif masuk ke sulcus gingiva (celah gusi). Ini bisa menyebabkan: Radang gusi (gingivitis), Bau mulut, dan Karang gigi lebih cepat terbentuk.
2. Dampak jangka panjang ke gigi & gusi
Kalau kebiasaan ini dilakukan bertahun-tahun:
- Email menipis
- Gigi sensitif (ngilu dingin/manis)
- Gusi turun (resesi gingiva)
- Akar gigi terbuka → mudah berlubang
3. Lalu, teknik menyikat gigi yang DIANJURKAN apa?
✅ Teknik Modified Bass (paling direkomendasikan dunia)
Caranya singkat:
- Sikat dimiringkan 45° ke arah gusi
- Gerakan getar kecil + sapuan ke arah ujung gigi
- Tekanan ringan, bukan digosok keras
4. Jadi… apakah gerakan bulat 100% salah?
TIDAK sepenuhnya salah, tapi:
❌ Tidak cocok untuk orang dewasa
❌ Risiko tinggi bila tekanannya salah
✅ Masih boleh untuk anak kecil, karena kontrol motoriknya belum matang
Untuk dewasa → Modified Bass jauh lebih aman & efektif.
DAFTAR PUSTAKA
Addy, M., & Hunter, M. L. (2003). Can tooth brushing damage your health? Effects on oral and dental tissues. Journal of Dentistry, 31(3), 177–189.
Litonjua, L. A., Andreana, S., Bush, P. J., & Cohen, R. E. (2003). Toothbrushing and gingival recession. Journal of Periodontology, 74(10), 1529–1536.
American Dental Association. (2022). Brushing your teeth. American Dental Association.
World Health Organization. (2022). Oral health guidelines. World Health Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Persatuan Dokter Gigi Indonesia. (2019). Panduan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat. Jakarta: PDGI.