Tanpa disadari, banyak orang memiliki kebiasaan mengunyah makanan hanya pada satu sisi mulut. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata dapat memberikan efek jangka panjang terhadap kesehatan gigi, rahang, hingga postur tubuh. Artikel ini akan membahas penyebab, dampak, serta solusi untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
Apa Itu Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi?
Mengunyah satu sisi adalah kondisi ketika seseorang cenderung memproses makanan hanya di sisi kanan atau kiri secara konsisten. Kebiasaan ini biasanya terbentuk secara tidak sadar dan dapat terjadi bertahun-tahun.
Penyebab Umum Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi
1. Gigi Sensitif atau Sakit
Nyeri atau gigi berlubang pada salah satu sisi membuat seseorang secara otomatis memindahkan beban kunyahan ke sisi lain.
2. Tambalan atau Perawatan Gigi yang Tidak Nyaman
Perawatan seperti tambalan tinggi, kawat gigi, atau crown yang tidak pas membuat seseorang enggan menggunakan salah satu sisi mulut.
3. Otot Rahang yang Lebih Dominan
Sebagian orang memiliki otot rahang yang lebih kuat di satu sisi sehingga lebih nyaman mengunyah di sisi tersebut.
4. Kebiasaan Sejak Kecil
Kebiasaan makan dari kecil dapat berlanjut hingga dewasa tanpa disadari.
Dampak Negatif Mengunyah di Satu Sisi

1. Ketidakseimbangan Otot Rahang
Otot di sisi yang sering dipakai menjadi lebih kuat dan besar, sementara sisi lain melemah, menyebabkan bentuk wajah tidak simetris.
2. Gangguan Sendi Rahang (TMJ)
Kebiasaan ini dapat menyebabkan bunyi “klik”, nyeri rahang, sakit kepala, dan kesulitan membuka mulut.
3. Gigi Aus Tidak Merata
Kekuatan kunyahan yang tidak seimbang membuat gigi pada satu sisi lebih cepat rusak atau aus.
4. Gangguan Pencernaan
Kunyahan yang tidak sempurna menyebabkan makanan tidak halus, membuat kerja lambung lebih berat.
5. Postur Tubuh Terganggu
Ketidakseimbangan otot wajah dan leher dapat memengaruhi postur, membuat bahu menjadi tidak seimbang.
Cara Menghentikan Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi
1. Periksa Kesehatan Gigi
Pastikan tidak ada lubang, karang gigi, atau masalah lain yang memicu rasa tidak nyaman pada salah satu sisi.
2. Latihan Mengunyah Dua Sisi
Mulai dari makanan lunak dan fokus mengunyah secara bergantian hingga terasa natural.
3. Perbaiki Perawatan Gigi yang Tidak Pas
Jika terdapat tambalan atau kawat gigi yang mengganggu, konsultasikan kembali ke dokter.
4. Latihan Rahang
Gerakan ringan seperti membuka-tutup mulut secara simetris membantu memperkuat otot kedua sisi.
5. Perhatikan Postur Tubuh
Menjaga posisi kepala dan leher tetap stabil dapat mengurangi ketegangan otot rahang.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami nyeri rahang, bunyi mengklik, sakit kepala tak jelas penyebab, atau bentuk wajah tampak tidak simetris, segera konsultasikan ke dokter gigi atau spesialis TMD.
Kebiasaan mengunyah satu sisi bukan hal sepele. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan gangguan rahang, kerusakan gigi, hingga perubahan bentuk wajah. Dengan mengenali penyebab dan menerapkan langkah pencegahan, Anda dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut secara optimal.
Ingin mengetahui apakah Anda memiliki kebiasaan mengunyah satu sisi?
Dapatkan konsultasi gigi sekarang!
📍 Dent1st Dental Care
🗺️ Klik untuk buka Google Maps